Digeruduk Buruh, Kantor Jamsostek Darmo, Lumpuh

Kelana Kota Suara Surabaya
17 Maret 2009, 16:40:59| Laporan J. Totok Sumarno
suarasurabaya.net| Puluhan buruh yang mengaku ter PHK dari PT. Propindo Megatama pengelola restoran Sea Master, Surabaya, Selasa (17/03) mendatangi kantor Jamsostek cabang Darmo di Jl. Diponegoro. Akibatnya layanan dikantor tersebut lumpuh.

“Kita tidak dapat kabar sama sekali. Kita tidak tahu kalau ada kawan-kawan buruh yang bakal demo kekantor Jamsostek cabang Darmo ini. Begitu datang, orasi dan mereka langsung masuk kedalam kantor,” tutur SYAM petugas sekuriti kantor Jamsostek cabang Darmo, Selasa (17/03).

Mengenakan kaos berwarna merah, sekurangnya 60 orang yang mengaku sudah di PHK namun belum dipenuhi hak-haknya tersebut, langsung menerobos masuk kedalam kantor Jamsostek cabang Darmo yang sedang melayani masyarakat.

Para buruh kemudian menggelar aksi dengan melakukan orasi didalam kantor dikawasan Jl. Diponegoro, yang persis bersebelahan dengan gedung bekas museum Mpu Tantular tersebut.

Melihat aksi para buruh, warga masyarakat yang sedang melakukan transaksi dengan pihak Jamsostek cabang Darmo, Selasa (17/03) memilih menghindar dan meninggalkan ruang tunggu. “Gimana bisa melayani kalau kondisi kantor hiruk pikuk seperti ini,” ujar RINA satu diantara karyawan Jamsostek cabang Darmo yang kemudian masuk kedalam ruang lainnya. Layanan Jamsostek cabang Darmo pun, lumpuh.

Kepada para jurnalis, HADI Ketua Serikat Buruh Kerja (SBK) Induk Surabaya, mengatakan bahwa kedatangan para buruh ter PHK dari Sea Master restoran tersebut, untuk menuntut pembayaran jaminan PHK dan JHT (Jaminan Hari Tua) yang belum dibayarkan.

“Itu adalah hak para buruh yang ter PHK. Tetapi sampai saat ini, pembayaran belum dilakukan oleh perusahaan dengan dalih sudah diserahkan pada Jamsostek. Ternyata Jamsostek juga belum memberikan pembayaran,” tutur HADI pada suarasurabaya.net, Selasa (17/03).(tok)

Teks foto:
-Pekerja terpaksa menghentikan aktivitas layanannya.
Foto: TOTOK suarasurabaya.net
Duduki Kantor Jamsostek
Buruh Tuntut Pembayaran JHT & Jaminan PHK
suarasurabaya.net| “Karena memang para buruh ini sudah di PHK oleh pihak manajemen PT. Propindo Megatama selaku pengelola restoran Sea Master. Sudah lebih 5 bulan, buruh di PHK, tetapi tentang hak-hak kami diantaranya jaminan PHK, samai saat ini belum dibayarkan”.

Karenanya, lanjut HADI Ketua SBK Induk Surabaya, sekaligus koordinator aksi buruh Sea Master ter PHK, Selasa (17/03) mereka mendatangi kantor Jamsostek Cabang Darmo di Jl. Diponegoro, Surabaya, guna menuntut hak.

Pembayaran Jaminan Hari Tua (JHT) dan jaminan PHK, sebagai hak dari para buruh Sea Master, dikatakan pihak manajemen PT. Propindo Megatama selaku pengelola restoran Sea Master, sudah dilakukan dan ditangani langsug oleh PT Jamsostek.

“Tetapi dalam kenyataannya, pembayaran itu belum dilakukan. Bahkan kita sudah mencoba mempertanyakan pada manajemen PT. Propindo Megatama, tetap saja belum ada jaminan kepastian. Karena itu kita datangi Jamsostek, untuk menuntut pembayaran,” tambah HADI pada suarasurabaya.net, Selasa (17/03).

Sementara itu, JAMALUDIN dari Aliansi Buruh Menggugat (ABM), membenarkan bahwa kedatangan para buruh untuk menuntut hak-haknya yang belum dibayarkan perusahaan dengan berdalih sudah diselesaikan melalui Jamsostek.

“Buruh sudah menunggu, tetapi sepertinya pihak manajemen PT Propindo Megatama tidak beritikad baik dengan menunda pembayaran hak-hak buruh tersebut, sampai batas waktu tidak ditentukan. Ini jelas menyalahi ketentuan, dan Jamsostek harus bertanggungjawab, lantaran gaji buruh juga dipotong untuk Jamsostek,” tegas JAMALUDIN kepada jurnalis yang menemuinya, Selasa (17/03) menjelang pertemuan dengan pihak Jamsostek Cabang Darmo.(tok)

Teks foto:
-Buruh ter PHK restoran Sea Master minta pembayaran hak mereka.
Foto: TOTOK suarasurabaya.net
suarasurabaya.net| Setelah sekitar 3 jam aktivitas di kantor layanan Jamsostek Cabang Darmo Jl. Diponegoro, Selasa (17/03) lumpuh, akhirnya kembali beroperasi. Setelah perwakilan buruh ditemui pihak manajemen Jamsostek.

“Bukan berarti aksi kita hari ini selesai. Kita akan tetap melakukan monitoring terkait dengan proses pembayaran hak-hak buruh yang ter PHK dari PT Propindo Megatama. Jika pembayaran belum dituntaskan, buruh tetap akan menggugat,” ujar JAMALUDIN mewakili buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Menggugat (ABM).

Sebelumnya, para buruh diminta untuk mengisi formulir isian yang sudah disediakan pihak Jamsostek cabang Darmo untuk memudahkan administrasi jika dalam waktu tertentu nanti, pembayaran hak-hak buruh dilaksanakan.

Dengan tertib, para buruh yang sebagian besar mengenakan kaos berwarna merah tersebut melakukan pengisian formulir. “Kalau sampai hak-hak kami sebagai buruh tidak dipenuhi, kami tetap akan menuntut hak-hak kami. Apapaun yang terjadi, bila perlu kita datangi rumah bos-bos Jamsostek. Karena kami berjuang demi hak kami,” tutur ARIFIN satu diantara buruh restoran Sea Master ter PHK.

Sementara itu, beberapa orang Polisi, Selasa (17/03) terlihat berjaga-jaga diluar kantor dikawasan Jl. Diponegoro persis bersebelahan dengan bekas museum Mpu Tantular tersebut.

Usai ditemui pejabat Jamsostek cabang Darmo, dengan tertib para buruh ter PHK dari PT. Propindo Megatama, meninggalkan lokasi. “Tapi kita akan datang lagi, dengan kekuatan lebih besar jika hak kami sebagai buruh ter PHK, masih belum diberikan,” pungkas JAMALUDIN.(tok)

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s